Minggu, 08 Mei 2011
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
Perkembangan Teknologi dan Pengaruhnya
Oleh : Achmad Saptono (Mahasiswa Sosiologi FISIP-UNSOED)
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menunjukkan jati dirinya dalam peradaban manusia dewasa ini. Sudah tentu tidak dapat diingkari dan dipandang sebelah mata, peran perkembangan teknologi informasi telah memberikan share yang signifikan terhadap nilai tambah ekonomi. Efisiensi dalam berbagai bidang, khususnya dalam masalah waktu, tenaga dan biaya melalui kecepatan dan ketepatan informasi, serta performa fisik telah dapat ditingkatkan dengan sangat drastis, sekaligus berarti telah mampu mengefisienkan penggunaan tempat dalam artian kapasitas ruang.
Bukan itu saja, penampilan fakta kongkret dari sebuah situasi dan kondisi yang dapat diakses dari tempat berbeda secara bersamaan dan dengan durasi tanpa batas, telah menganulir akan keragu-raguan terhadap eksistensi kejujuran manusia. Bahkan, kejujuran itu sendiri yang tadinya hanya sebagian dapat dideteksi melalui sorot mata, pada saat sekarang ini dengan kemampuan teknologi mampu mengolaborasi gelombang emosi, sehingga dapat diidentifikasi tingkat kejujuran yang diimplementasikan. Kehidupan ke depan sebagian besar akan dininabobokan oleh kemjuan teknologi informasi tersebut.
Kelompok masyarakat yang maniak terhadap perkembangan teknologi informasi, memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam memprovokasi, dan memberikan pengaruh kepada lingkungan. Dengan bumbu kecanggihan dan kepraktisan yang ditawarkan, serta pemahaman manfaat ekonomis yang diberikan melalui kemudahan dan daya guna yang ditimbulkan oleh kemajuan tersebut, telah mampu menyeret lingkungan untuk menjadi pengikutnya, sehingga menjadi anggota yang secara tidak langsung justru menjadi lebih fanatik terhadap ketergantungannya pada kemajuan teknologi tersebut.
Jika masyarakat sudah terlena terhadap ketergantungan akan pemanfaatan kemajuan teknologi, mestikah harus apriori terhadap perkembangan sektor yang satu ini? Hanya yang perlu disinkronkan adalah bagaimana pesatnya kemajuan teknologi tersebut, dapat diimbangi oleh kedewasaan pola pikir masyarakat dalam peradaban masing- masing. Sehingga semua manfaat positif yang terkandung di dalamnya mampu dimanifestasikan agar mampu membantu dan mempermudah kehidupan masyarakat.
Harkat kemanusiaan masih tetap terjaga seiring dengan kemajuan teknologi, inilah menjadi kewajiban semua pihak untuk terus ditanamkan agar keseimbangan dapat dipertahankan.
Tidak dapat dimungkiri dengan kompleksnya permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan, sudah mampu dibayangkan bagaimana krodit dan ruwetnya jika tidak diimbangi dengan perkembangan teknologi. Teknologi telah membuat segalanya menjadi lebih sederhana dan sangat simpel. Perkembangan dari yang sederhana melalui perjalanan mulai dari kapasitas ato, pemko, piko, nano, mikro dan mili, sampai kilo, mega, giga, dan sebentar lagi tera. Kapasitas tera setara dengan sepuluh pangkat enam kapasitas giga (1 tera = 106 giga). Jadi dapat diprediksi berapa besarnya kapasitas data dan informasi yang dapat disimpan dari sebuah paket data yang hanya sebesar satu tera. Kemampuan ini sebentar lagi akan merajai paket komputer dan peralatan lainnya, sehingga betapa mudahnya kemanjaan yang diberikan oleh perkembangan teknologi.
Perkembangan dari yang sederhana sampai dengan sekarang ini telah banyak menghabiskan tahun dan biaya eksplorasi serta penelitian, sehingga sepantasnyalah masyarakat dalam memanfaatkan produk teknologi tersebut dapat menspesifikasi bagian yang bermanfaat dalam kehidupan tanpa mengurangi nilai-nilai kehidupan itu sendiri.
Dampak Teknologi
Dampak dari adanya perkembangan teknologi semua sudah dapat merasakan, mulai dari kecanggihan video audio, pesawat televisi, air conditioner, telepon seluler, ipod, komputer sampai peralatan rumah tangga. Hampir semua komoditas tersebut menawarkan kemanjaan terhadap tiap inci dari tubuh manusia yang juga kelihatannya setiap saat membutuhkan sentuhan-sentuhan kemanjaan tersebut. Tidak sedikit masyarakat yang kalang kabut karena AC tidak jalan, handphone tidak ada sinyal, komputer hang, email yang diblokir, sampai pemanas air yang tidak berfungsi. Sangatlah panjang jika disebutkan satu per satu, tetapi yang jelas produk-produk tersebut jika terdapat gangguan membuat situasi menjadi tidak nyaman dan kerja menjadi sangat tidak menggairahkan. Ini artinya betapa ketergantungan terhadap teknologi semakin lama semakin mencengkram dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak ada salahnya untuk mencermati dan waspada, karena dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan sedikit demi sedikit telah mengubur kemampuan manusia, mematikan kerja psikomotorik, serta intuisi menjadi tidak tajam lagi. Padahal semua tahu bahwa ketajaman intuisi sering memberikan hasil di luar yang diperkirakan. Jika intuisi tidak terasah dengan adanya kemudahan tersebut, ibarat keterampilan jika tidak sering dipergunakan maka semakin lama menjadi tidak terampil lagi.
Tanggung jawab dibebankan pada minimal diri sendiri, keluarga, lingkungan masyarakat dan pemerintah untuk memberikan harmonisasi melalui tambahan pendidikan dan keterampilan yang mampu mengasah ketajaman intuisi tersebut. Intuisi dapat mengalahkan kecanggihan teknologi, dan intuisi sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan yang semestinya terus dipupuk, dan dikembangkan untuk sebuah kehidupan yang ideal. Sementara dampak teknologi telah mulai terasa dengan menyusutnya rasa kekeluargaan dan kebersamaan. Sebuah rumah tangga bisa jadi bukan merupakan sebuah tempat tinggal, karena di dalamnya sudah tidak terdapat kehangatan. Orangtua sibuk dengan pekerjaannya, sehingga tidak sempat bercengkerama dengan anggota keluarga, di pihak lain anak-anak sibuk dengan permainan video game, televisi dan ber-SMS-ria. Akhirnya kontak kemanusiaan di dalam rumah tangga tersebut menjadi kering, tidak memiliki sukma, dan rumah hanya menjadi sebatas tempat persinggahan yang selanjutnya ditinggalkan tanpa memberikan kesan apa-apa. Kondisi ini jelas bukan menjadi rumah tangga yang didambakan.
Kecenderungan seperti ini mestinya sudah terdeteksi sejak awal, dan ada upaya untuk mengarahkan pada rel yang seharusnya dari seluruh lingkungan keluarga sendiri. Dampak lain dari kemajuan teknologi telah melahirkan budaya plagiat mulai dari tempe, tahu, batik, lagu, karya ilmiah, sampai dengan budaya yang diklaim oleh pihak lain. Ini tidak lain karena kemajuan teknologi tidak seimbang dengan kedewasaan berpikir, akhirnya saling melempar tanggung jawab dan bermuara pada menipisnya nilai solidaritas dan kemanusiaan umat. Semoga semua mata terbuka, bukan hanya untuk melihat, tetapi mencermati keganjilannya serta berupaya untuk memperbaikinya.
Kemajuan teknologi informasi yang serba digital membawa orang ke dunia bisnis yang revolusioner (digital revolution era) karena dirasakan lebih mudah, murah, praktis dan dinamis berkomunikasi dan memperoleh informasi. Di sisi lain, berkembangnyateknologi informasi menimbulkan pula sisi rawan yang gelap sampai tahap mencemaskan dengan kekhawatiran pada perkembangan tindak pidana di bidang teknologi informasi yang
berhubungan
dengan“cybercrime”atau kejahatan
mayantara. Masalah kejahatan mayantara dewasa ini sepatutnya mendapat perhatian semua pihak secara seksama pada perkembangan teknologi informasi masa depan, karena kejahatan ini termasuk salah satu extra ordinary crime (kejahatan luar biasa) bahkan dirasakan pula sebagai serious crime (kejahatan serius) dan transnational crime (kejahatan antar negara) yang selalu mengancam kehidupan warga masyarakat, bangsa dan negara berdaulat. Tindak pidana atau kejahatan ini adalah sisi paling buruk di dalam kehidupan moderen dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi dengan meningkatnya peristiwa kejahatan komputer, pornografi, terorisme digital, “perang” informasi sampah, bias informasi, hacker, cracker dan sebagainya.
Sumber :
Mulyana, dedi. 2003. Komunikasi Antar Budaya. PT. Rosda Karya, Bandung. McQuail,
Denis. 1991. Teori Komuinikasi Massa. PT Gelora Aksara Pratama. Jakarta
Selasa, 03 Mei 2011
BIOLOGI

Tentu kamu sudah sering mendengar istilah AIDS atau HIV/AIDS. AIDS adalah salah satu penyakit yang di tularkan melalui hubungan seksual. Penyakit-penyakit yang menular melalui hubungan seksual di sebut PMS (Penyakit Menular Seksual), meliputi berbagai penyakit berikut ini :
a. Gonorea (GO)
Bakteri penyebabnya adalah Neisseria gonorrhoeae. Masa inkubasi 2-10 hari setelah kuman masuk ke dalam tubuh. Tanda-tanda penyakitnya adalah nyeri, merah, bengkak, dan bernanah pada alat kelamin. Pada pria muncul rasa sakit pasa saat kencing, keluarnya nanah kental kuning kehijauan, ujung penis tampak merah dan bengkak. Pada wanita dapat menimbulkan rasa sakit pada saat kencing dan keputihan kental berwrna kekuningan. Penyakit ini dapat menyebabkan kemandulan pada pria maupum wanita.
b. Sifilis (Raja Singa)
Bakteri penyebabnya adalah Treponema pallidum. Masa inkubasi dapat mencapai 13 minggu, setelah itu timbul benjolan di sekitar alat kelamin.
Selama 2-3 tahun pertama penyakit ini tidak menunjukkan gejala, atau di sebut masa laten. Selam 5-10 tahun penyakit sifilis akan menyerang susunan saraf otak, pembuluh darah, dan jantung. Pada perempuan hamil sifilis dapat di tularkan pada bayi yang di kandungnya dan bayi tersebut dapat lahir dengan kerusakan kulit, hati, limpa, dan keterbelakangan mental. Jadi penyakit ini juga menyerang tubuh, tidak hanya pada alat kelamin.
c. Herpes Genital
Penyakit ini di sebabkan oleh virus Herpes simplex dengan masa inkubasi 4-7 hari sesudah virus masuk ke dalam tubuh.
Gejala dan tanda-tandanya adalah :
1. Timbul bintil-bintil berair (berkelompok seperti anggur) yang nyeri pada sekitar alat kelamin.
2. Bintil pecah dan meninggalkan luka yang kering mengerak, lalu hilang sendiri.
3. Gejala dapat kambuh lagi namun tidak nyeri seperti awal.
d. Klamidia
Penyakit ini disebabkan oleh Chlamydia trachomatis. Masa inkubasi 7-12 hari. Gejalanya adalah timbul peradangan pada alat reproduksi pria dan wanita.
Pada wanita gejalanya bisa berupa :
1. Keluarnya cairan dari alat kelamin atau keputihan encer berwarna putih kekuningan.
2. Rasa nyeri di rongga panggul.
Pada pria gejalanya adalah :
1. Rasa nyeri saat kencing.
2. Keluar cairan bening dari saluran kencing.
3. Bila ada infeksi lebih lanjut, cairan semakin sering keluar dan bercampur darah.
Penyakit ini dapat menimbulkan kemandulan pada pria maupun wanita.
e. Trikomoniasis
Disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis (protozoa)
Gejala dan tanda-tandana adalah :
1. Keluar cairan vagina yang encer, berwarna kuning, kehijauan, berbusa dan berbau busuk.
2. Vulva agak bengkak, kemerahan, gatal dan rasa tidak nyaman.
3. Nyeri saat kencing.
f. Kandidiasis Vagina
merupakan keputihan yang di sebabkan oleh jamur Candida albicans. Pada keadaan normal, jamur ini terdapat baik di kulit maupun di dalam vagina. Tetapi pada keadaan tertentu, jamut ini dapat menimbulkan keputihan.
Gejalanya berua keputihan seperti susu, bergumpal, disertai rasa gatal, panas, dan kemerahan pada kalamin dan di sekitarnya.
g. Kutil Kelamin
Penyebabnya adalah Human Papilom Virus (HPV) dengan gejala yang khas yaitu terdapat satu atau beberapa kutil di sekitar kemaluan.
Pada wanita dapat menyerang kulit di daerah kelamin sampai dubur, selaput lendir bagian dalam vagina sampai leher rahim. Kutil kelamin bisa mengakibatkan kanker leher rahim atau kenker kulit di sekitar kelamin dan saluran kencing bagian dalam.
Satu-satunya cara mengobati berbagai PMS adalah berobat ke dokter atau tenaga kesehatan. Jika terkena PMS, pasangan juga harus di periksa dan di obati. Sebaiknya tidak mengobsti diri sendiri. Patuhi cara pengobatan sesuai petunjuk yang di berikan oleh dokter atau tenaga kesehatan untuk memastikan kesembuhan.
h. HIV/AIDS
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome atau syndrome runtuhnya kekebalan tubuh. Penyakit ini adalah kumpulan gejala akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang terjadi karena terinfeksi virus HIV. Pada penderita AIDS, virus HIV terdapat pada seluruh cairan tubuhnya, tetapi yang bisa menularkan hanya yang terdapat pada sperma (air mani), darah, dan cairan vagina.
Cara penularannya adalah sebagai berikut :
1. Berganti-ganti pasangan seksual, atau berhubungan seksual dengan orang yang positif terinfeksi virus HIV.
2. Pemakaian jarum suntik bekas orang yang terinfeksi virus HIV.
3. Ibu hamil yang terinfeksi virus HIV akan menularkannya pada bayi dalam kandungannya.
Sesudah terjadi infeksi virus HIV, penderita tidak memperlihatkan gejala-gejala khusus. Kemudian beberapa minggu sesudah itu, orang yang terinfeksi sering kali menderita penyakit ringan sehari-hari seperti flu atau diare. Penderita tetap merasa sehat dan secara fisik memang tampak sehat. Seringkali selama 3-4 tahun penderita tidak memperlihatkan gejala yang khas. Sesudahnya tahun ke-5 atau 6 mulai timbul diare berulang, penurunan berat badan secara mendadak, sering sariawan di mulut, dan terjadi pembngkakan di daerah kelenjar getah bening. Penderita meninggal karena kekebalan tubuhnya sangat rendah sehingga mudah terserang oleh berbagai macam kuman.
Cara mencegah penyakit AIDS adalah sebagai berikut :
1. Tidak berganti-ganti pasangan seksual, menghindari hubungan seksual di luar nikah, tidak berhubungan seksual dengan pengidap HIV.
2. Sedapat mungkin menghindari transfusi darah yang tak jelas asalnya.
3. Menggunakan alat-alat medis dan non medis yang terjamin steril.
Sampai sekarang belum di temukan cara pengobatan AIDS yang tuntas. Yang ada hanya menolong penderita untuk mempertahankan tingkat kesehatan tubuhnya.
Kamu telah mempelajari penyakit AIDS dan berbagai penyakit kelamin lainnya. Untuk itu kamu harus berusaha mencegahnya agar tidak tertular penyakit tersebut. Cara pencegahan yang paling tepat untuk remaja seperti kita adalah dengan tidak melakukan hubungan seks di luar nikah, dan memperdalam agama/ kepercayaan kita sejak dini.
SUMBER : ERLANGGA (Istamar Syamsuri,dkk)
Kamis, 28 April 2011
BAHAYA ROKOK BAGI KESEHATAN
KANDUNGAN ASAP ROKOK SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN DAN LINGKUNGAN
ROKOK
· Hasil olahan tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bentuk lainnya yang dihasilkan dari tanaman Nicotiana Tabacum, Nicotiana tabacum rustica dan spesies lainnya atau sintesisnya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan.
· Salah satu zat adiktif yang bila di gunakan mengakibatkan bahaya kesehatan bagi individu maupun masyarakat, oleh karena itu di perlukan berbagai kegiatan pengamanan rokok bagi kesehatan.
· Meliputi rokok keretek dan rokok putih.
· Siliner dari kertas beukuran panjang antara 70 sampai 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah di cacah.
· Rokok di bakar pada salah satu ujungnya dan di biarkan membara agar asapnya dapat di hirup lewat mulut pada ujung lain.
JENIS ROKOK
Ada dua jenis rokok, rokok yang berfilter dan tidak berfilter. Filter pada rokok terbuat dari bahan busa serabut sintesis yang berfungsi menyaring nikotin.
KANDUNGAN ASAP ROKOK
· Bahan radioaktif (polonium-201)
· Bahan-bahan yang di gunakan di dalam cat (aceton)
· Pencuci lantai (ammoia)
· Obat ngengat (raphthlene)
· Racun serangga (DDT)
· Racun anai-anai (arsenik)
· Gas beracun (hydrogencyanide) yang di gunakan di kamar gas maut bagi yang menjalankan hukuman mati.
· Dan lain-lain.
ASPEK KANDUNGAN ASAP ROKOK
Menurut WHO (World Health Organization) tenyata mengandung 4.000 zat kimia di antaranya :
· Polonium-201 (bahan radioaktif)
· Aceton (bahan pembuat cat)
· Ammonia(bahan untuk pencuci lantai)
· Napthalene (bahan kapur barus)
· DDT & arsenic (yang biasa untuk racun serangga)
· Tar (bahan karsinogen penyebab kangker)
· Methanol (bahan bakar roket)
KOMPONEN GAS ASAP ROKOK
· Karbon monoksida (CO)
Sejenis gas yang tidak memiliki bau. Unsur ini di hasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon.
· Ammonia
Merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hidrogen. Zat ini sangat tajam baunya dan sangat merangsang begitu kerasnya racun yang ada pada amonia sehingga kalau di suntikkan sedikit pun kepada peredaran darah akan mengakibatkan seseorang pingsan atau koma.
· Nitroen Oksida
Sejenis gas tidak berwarna dan bila terisap dapat menyebabkan hilangnya pertumbuhan dan mengakibatkan rasa sakit.
· Formal Dehid
Sejenis gas tidak berwarna dan bau yang tajam.
DAMPAK ASAP ROKOK TERHADAP KESEHATAN
· Penyakit jantung
· Gangguan pembuluh darah
· Kanker paru-paru
· Kanker rongga mulut
· Kanker laring
· Kanker osefagus
· Bronchitis
· Tekanan darah tinggi
· Impotensi
· Gangguan kehamilan
· Cacat pada janin, dll
DAMPAK ASAP ROKOK BAGI LINGKUNGAN
· Asap rokok dapat mengakibatkan pencemaran udara
· Bungkus dan puntung rokok menjadi permasalahn sampah/limbah
· Puntung rokok yang masih menyala dapat menyebabkan kebakaran, dll
USAHA PENANGGULANGAN TERHADAP DAMPAK ASAP ROKOK
Dari diri sendiri yaitu dengan cara :
· Menyadari apa sebabnya anda merokok.
· Jangan merokok pada saat mengemudikan kendaraan.
· Mengetahui dampak yang terjadi pada kesehatan, dll
Dari lingkungan sekitar yaitu dengan cara :
· Menghindari anak usia dini pada lingkungan perokok
· Tidak merokok di tempat umum
· Mengembangkan kemampuan masyarakat untuk berprilaku hidup sehat, dll
Langganan:
Postingan (Atom)
